Midnight in Paris (2011)

Gil Pender (Owen Wilson) adalah seorang penulis naskah Hollywood yang sukses tengah berlibur ke Paris bersama tunangannya, Inez (Rachel McAdams). Mereka berpergian dalam rangka untuk mengunjungi orangtua Inez yang sedang melakukan perjalanan bisnis di kota tersebut. Impian Gil saat ini adalah menyelesaikan novel perdananya, namun orang tua Inez dan orang tuanya sendiri merendahkan keinginannya dan membuang karir cemerlangnya di Hollywood.

Suatu malam seusai makan di sebuah restauran, teman Inez, Paul (Micahel Sheen) dan istrinya mengajak mereka untuk pergi berdansa, namun Gil menolak ajakan tersebut dan memilih untuk langsung pulang ke hotel sambil menikmati suasana malam hari di kota Paris. Dalam perjalanannya menuju hotel–tepat pada saat tengah malam, sebuah mobil bergaya klasik menghampirinya, dan penumpang di dalamnya mengajaknya untuk pergi ke sebuah pesta. Setibanya di tempat pesta, Gil diam-diam mengamati sekelilingnya, ia terlihat sangat kagum dan terkesan karena tempat tersebut ia yakini bergaya tahun 1920. Di saat bersamaan ia berjumpa dengan orang-orang seperti Cole Porter (Yves Heck), Josephine Baker (Sonia Rolland), Zelda Fitzgerald (Alison Pill) F. Scott Fitzgerald (Tom Hiddleston) yang membawanya bertemu dengan Ernest Hemingway (Corey Stoll). Hemingway setuju untuk menunjukkan novel Gil kepada Gertrude Stein (Kathy Bates). Saat Gil pergi mengambil novelnya, ia menyadari bahwa ia kembali ke tahun 2010.

allthegang
Gambar diambil dari sini.

Sejak kejadian itu, Gil memilih untuk menghabiskan waktu tengah malamnya di tahun 1920. Ia pun bertemu dengan banyak orang terkenal lainnya seperti Pablo Picasso (Marcial Di Fonzo Bo) dan kekasinya Adriana (Marion Cottilard) yang memikat hatinya. Ia jatuh hati pada wanita cantik itu dan bingung akan perasaannya terhadap Adriana. Di malam selanjutnya, ia menjumpai Salvador Dali (Adrien Brody), Man Ray (Tom Cordier), dan Luis Bunuel (Adrien de Van). Ia mencoba untuk menceritakan masalahnya, namun ketiganya merasa biasa saja akan kehadiran Gil yang datang dari masa depan.

Gil memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Adriana yang berasal dari masa lalu itu dan pulang ke tahun 2010. Namun sebelum ia pulang, Gertrude Stein menanyakan kelanjutan novelnya, bahwa mengapa pemeran utama dalam novel tersebut belum menyadari bahwa tunangannya telah berselingkuh dengan seorang karakter yang lain? Sepulangnya ke tahun 2010, Gil menyudahi hubungannya dengan Inez yang ternyata telah berselingkuh dengan Paul dan memutuskan untuk tinggal di Paris.

***

Film garapan sineas senior favorite gue, Woody Allen, yang bergenre komedi fantasi romantis ini tidak hanya membawa kita bermain-main dengan dunia imajinasi kita, namun ia juga mencoba untuk memanjakan mata kita untuk melihat keindahan kota Paris pada malam hari, dikala panas terik dan pada saat hujan mengguyur kota tersebut.

Allen selalu saja sukses menggarap film yang tidak biasa, hal ini telah menjadi ciri khasnya, selalu saja penuh kejutan, membuat saya selalu tercengang dan menonton filmnya berulang kali agar dapat dimengerti.

Soundtrack pada film ini pun juga sangat menarik, dan gue suka banget!! Penilaian gue terhadap film garapan Woody Allen gak pernah di bawah 5 bintang, because he deserves it. Buat kalian yang mungkin bosan menonton film-fim yang mudah ditebak akhir ceritanya, saya sangat menyarankan untuk coba menonton karya-karya Allen. 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s