Blue Jasmine (2013)

Some people, they don’t put things behind easily.

Bersuamikan orang kaya raya, Jeanette Francis (Cate Blanchett) hidup dalam kemewahan dan bergelimangan harta. Jasmine, adalah nama pemberian dari sang suami dan ia menggunakan nama tersebut semasa hidupnya. Sayangnya, pernikahan indah mereka tidak bertahan lama. Suaminya, Hal (Alec Baldwin) kepergok selingkuh dengan wanita muda dan meninggalkan Jasmine dalam kemiskinan tanpa uang sepeserpun dan tempat tinggal.

Malangnya, bisnis ilegal yang dijalankan oleh mantan suaminya selama bertahun-tahun juga diketahui oleh pihak kepolisian. Akibat permasalahan yang menimpa dirinya, Jasmine putus asa dan sangat depresi. Ia kemudian sering berhalusinasi. Karena tidak sanggup hidup sendiri, Jasmine memutuskan untuk pindah ke San Fransisco dan tinggal sementara waktu di rumah adiknya, Ginger (Sally Hawkins)

url
Jasmine dan Hal.
***
Film Blue Jasmine dikemas sangat apik dengan karakter klasik Woody Allen yang sudah menjadi ciri khasnya. Permasalahan yang dialami oleh Jasmine di sini tentu tidak terjadi hanya di film saja, bahkan pada kenyataannya pun pasti tidak sedikit yang pernah mengalami keadaan seperti ini. Ketika mereka sedang asyik berada ‘di atas’ dan bergelimangan harta, tiba-tiba dihempas oleh angin topan yang membuat mereka terjatuh.
Hal yang menarik pada film ini adalah, Allen mencoba untuk mengemas sesuatu yang tidak mengada-ada. Maksudnya, ia mampu menghadirkan sesuatu yang sangat kompleks dan penuh liku namun ia berhasil mengemasnya dengan sederhana. Tidak ada yang rumit, hanya saja kegagalan dalam rumah tangga yang membuat seorang wanita paruh baya ini menjadi putus asa hingga mengalami depresi karena masih dihantui oleh kenangan di masa lalunya.
Cerita ini adalah penggambaran yang kuat tentang bagaimana pergejolakan yang terjadi pada orang kaya yang tiba-tiba jatuh miskin. Dia yang di masa hidupnya selalu diberi kemudahan tiba-tiba harus mengalami kesusahan. Dialog-dialog yang dihadirkan oleh Allen begitu cerdas dengan karakterisasi setiap peran yang kuat sehingga sukses mendukung film ini menjadi lebih bermakna. Tidak hanya jalan cerita yang membuat kita bingung, namun Allen selalu menghadirkan lantunan musik jazz, sekali lagi, yang menjadi ciri khasnya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s