Project Almanac (2015)

Bagi yang pernah menonton film About Time pasti sudah tidak asing lagi dengan film yang disutradarai oleh Dean Israelit ini. Project Almanac juga menceritakan tentang time travel, yaitu perjalanan waktu kembali ke masa lalu. Bedanya, pada film ini diceritakan tentang sekolompok anak sekolahan yang sangat tertarik pada bidang ilmu-ilmu Fisika dan mencoba melakukan beberapa eksperimen untuk mendapatkan beasiswa demi melanjutkan pendidikan mereka.

Dimula ketika David Raskin (Jonny Weston) bersama adiknya Christina (Virginia Gardner) yang menonton ulang video ulang tahun David ke-7 dan secara tidak sengaja mereka menangkap sosok remaja pria yang terlihat persis dengan dirinya. Ia lalu memperhatikan dengan seksama detail yang melekat pada diri pria tersebut. Semakin diperhatikan, David semakin penasaran dan mencari tahu dan berhasil menemukan jawaban atas keresahannya. Pria yang ia tangkap pada video tersebut tak lain adalah dirinya sendiri.

project-almanac-image-sam-lerner-jonny-weston
David dan Quinn saat mengerjakan sebuah benda yang diduga mesin waktu.

Rasa penasaran David menuntun ia dan teman-temannya, Quinn (Sam Lerner) dan Adam (Allen Evangelista) ke sebuah gedung dimana tersimpan sebuah kotak kecil aneh, lengkap dengan beberapa blue print ciptaan ayah David. Benda yang mereka yakini merupakan sebuah mesin waktu hasil trial and error. Benda tersebut mampu memindahkan dan menghilangkan sebuah objek. Setelah melakukan beberapa uji coba terhadap benda tersebut, akhirnya mereka berhasil menjelajah ke masa lalu.

Pada awalnya mereka tidak punya misi khusus, hanya sekedar rasa keingintahuan layaknya anak remaja pada seusianya dan hanya untuk sekedar bersenang-senang semata. Mereka saling berjanji bahwa mereka tidak akan ‘melompat’ sendirian ke masa lampau. Sayangnya janji tersebut diingkari oleh David. Hal ini tentu saja terkait dengan wanita muda cantik yang populer di sekolahnya, Jessica Pierce (Sofia Black d’Elia). David bermaksud untuk memperbaiki hubungannya dengan wanita cantik tersebut, akan tetapi ternyata perubahan tersebut tidak hanya terjadi pada dirinya, melainkan terjadi juga pada beberapa hal yang seharusnya berjalan sebagaimana mestinya tiba-tiba berubah total dari yang pernah ia saksikan sebelumnya.

Sejak saat itu, semua hal menjadi kacau. Dari Ibunya yang seharusnya sudah mulai bekerja, justru malah baru akan mengikuti beberapa interview di salah satu perusahaan ketika ia ‘melompat’ kembali. Kapten club bola yang tiba-tiba mengalami patah kaki akibat mobil yang menabraknya dan tidak akan pernah bisa lagi mengikuti turnamen. Hingga kejadian seorang Ayah dari temannya meninggal dunia pada saat mendaratkan pesawat, dan masih banyak hal kacau lainnya yang terjadi.

Pikirannya semakin kacau, dan pada akhirnya ia harus mengaku kepada teman-temannya bahwa selama ini ia telah ‘melompat’ beberapa kali tanpa sepengetahuan mereka.

***

Kesimpulan gue tentang film ini kurang lebih sama dengan pendapat gue tentang film About Time (tapi reviewnya belum sempat dibikin). Maksudnya, bahwa sebesar apapun keinginan kita untuk memperbaiki segala sesuatu yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan kita di masa lampau, kita tidak akan pernah bisa mengubah segala sesuatu yang sudah terjadi untuk menjadi lebih baik. What happened, happen. Pasti ada saja hal yang terjadi di sekitar kita yang mungkin saja lebih buruk dari keadaan sebelumnya. Dan saya pikir melakukan perjalanan seperti ini adalah tindakan yang egois, karena ketika kita menginginkan perubahan yang lebih baik, kita justru malah memperburuk keadaan di sekitar kita.

I thank to God, that there’s nothing called Time Machine.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s