Workshop Film Rectoverso

copy1
Hamish Daud Wyllie | Picture taken by Angga Kharisma

Sebenarnya tulisan ini udah pernah gue posting di blog pertama gue yang menghilang entah kemana. Tapi karena gue adalah tipikal orang yang sangat menghargai moment (duile..), gue gak mau tulisan ini hanya nangkring di draft. Salah satu faktor yang ngebuat gue posting ulang tulisan ini adalah karena gue nerima email dari salah satu fans Hamish yang nyyasar di Google+ gue.

HDW adalah singkatan nama dari seorang pria berdarah blasteran Australia-Bali. Pertama kali gue ngeliat Hamish ini ketika gue lagi iseng scroll timeline twitter akun milik Ika Natassa, yang kebetulan saat itu dia lagi nyari sosok yang pantas untuk memerankan salah satu karakter dari novelnya yang akan difilmkan. Gue kagum dengan kak Ika ini, gak hanya sukses di karirnya, tapi novel-novel yang doi terbitkan juga laris manis. Dia juga selalu aja punya topik menarik untuk dibahas yang ia utarakan di twitter.

Melenceng sedikit dari judul postingan. Jadi, salah satu novelnya Ika yang berjudul Antalogi Rasa, menceritakan tentang kehidupan tiga orang sahabat. Salah satu tokoh utamanya bernama Harris Risjad. Karakter Harris ini digambarkan oleh penulis sebagai pria metropolitan yang suka gonta-ganti pacar. Dengan bermodalkan tampang blasteran, tak jarang banyak wanita terlalu cepat untuk menaruh hati kepadanya, namun cinta Harris hanya untuk satu orang yang sayangnya bertepuk sebelah tangan. Nah menurut Ika, Hamish ini sangat cocok untuk memerankan tokoh Harris, selain karena memiliki tampang blasteran, Hamish terkenal suka banget traveling, pokoknya ‘laki banget’ deh.

Suatu hari di kampus gue tercinta mengadakan event Workshop Film Rectoverso. Dan kerennya lagi, yang bertanggung jawab untuk event ini adalah junior angkatan di bawah gue. Rectoverso adalah kumpulan omnibus dari lima cerita. Setiap cerita diproduseri oleh satu orang yang berbeda. Awalnya, workshop ini hanya dihadiri oleh tiga dari lima produser, yaitu: Marcella Zalianty, Rachel Maryam, dan Happy Salma serta dua artis yang sudah tidak asing lagi namanya, Indra Birowo dan Yama Carlos. Gue dan groupies Hamish lainnya tentunya sangat berharap Hamish juga masuk dalam list pemeran yang akan hadir, sayangnya nama doi gak ada, lalu groupies mengurungkan niat untuk datang ke acara tersebut.

2
#teamnyendercowokganteng #pamerkemesraankamiberdua

Gue lupa, kalo gak salah dua atau tiga hari sebelum acara diselenggarakan, gue dapet sms dari salah satu panitia kalo mereka lagi berusaha untuk mendatangkan Hamish pada acara tersebut. Dan akhirnya mereka sukses untuk mendatangkan doi. Tanpa pikir panjang lagi, gue nyebarin kabar gembira ini ke groupies Hamish. Groupies senangnya bukan main!

Pastinya kedatangan groupies ini bergantung pada kehadiran Hamish. Karena dia adalah pendatang baru yang sepertinya ramah dan gak sok-sok’an. Kenapa gue mengidolakan dia? Hamish adalah arsitek yang bekerja di salah satu perusahaan design di Yogyakarta. Selain doi punya tampang mix race dan setelah ketemu doi in person ternyata doi ramahnya bukan main, malah junior gue sempet ada yang mau digendong segala sama dia. Selain itu, Hamish gak begitu memperhatiin penampilan (untuk saat ini ya), senyumnya? Bikin melting, bok.

Gue mulai mengidolakan dia sejak dua tahun yang lalu. Sejak Ika mengupload fotonya di twitter, dari situ gue gencar nyari tahu tentang doi yang ternyata dia pernah punya hubungan khusus dengan salah satu model kelas dunia, Tyra Banks. Apalah saya ini jika dibandingkan dengan Tyra Banks, hanya remah-remah rempeyek yang berserakan di lantai. 😥

copy6
Hamish’s groupies
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s